Kamis, 17 Mei 2018

Yuk Simak 5 Fakta tentang Vaginoplasty Ini


Vaginoplasty adalah salah satu tindakan operasi pada vagina yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki bentuk vagina. Bagi Anda yang telah melahirkan dan merasa kurang percaya diri dengan keadaan organ reproduksi yang mengalami beberapa perubahan, vaginoplasty dapat menjadi alternatif pilihan. 

Lalu, bagaimana prosedur tindakan vaginoplasty? Penjelasan yang lebih lengkap berikut ini akan menjawab pertanyaan Anda. 

Vaginoplasty biasanya dilakukan pada keadaan tertentu, selain setelah proses melahirkan normal, vaginoplasty juga dilakukan karena melemahnya otot vagina dan panggul seiring dengan bertambahnya usia wanita. Dari pertambahan usia tersebut, berdampak pada keadaan vagina yang sudah mengalami pengenduran dan membuat kenikmatan saat berhubungan seksual pun menjadi terganggu. 

Inilah fakta operasi vaginoplasty yang perlu Anda ketahui: 

1. Operasi vaginoplasty telah berkembang menjadi operasi kosmetik; 

Vaginoplasty yang awalnya termasuk tindakan operasi perbaikan organ reproduksi vagina, kini telah berkembang menjadi kelompok operasi kosmetik yang dipromosikan sebagai operasi "peremajaan organ reproduksi pada wanita". 

Ahli bedah dan ginekolog plastik menyatakan bahwa vaginoplasty juga memiliki manfaat yang sama dengan operasi plastik, yakni bisa manambah kepercayaan diri pada wanita. 

2. Proses operasi vaginoplasty; 

Vaginoplasty adalah prosedur yang dibuat untuk mengencangkan organ reproduksi wanita setelah melalui persalinan pervaginam (dari vagina). Menurut beberapa ahli dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), hasil dari operasi vaginoplasty ini yang katanya dapat meningkatkan sensitivitas vagina pada wanita, masih menjadi bahan perdebatan. 

Proses pada vaginoplasty ini meliputi: 

· Menyatukan otot-otot vagina yang terpisah, serta kulit mukosa ekstra dari sisi belakang organ kelamin wanita yang kemudian diangkat; 
· Jaringan dikencangkan dengan jahitan kuat yang letaknya di bawah kulit; 
· Setelah saluran vagina dikencangkan, kulit mukosa dijahit secara tertutup. 

3. Anestesi (pembiusan) pada proses operasi vaginoplasty; 

Operasi vaginoplasty menggunakan anestesi (pembiusan) lokal, meski ada juga yang dilakukan tindakan pemberian anestesi umum. 

4. Risiko atau efek samping vaginoplasty; 

Risiko atau efek samping dari operasi ini diantaranya adalah: terjadi infeksi, perdarahan, nyeri, dan komplikasi langka. 

5. Masa pemulihan setelah operasi vaginoplasty; 

Anda mungkin diminta beristirahat satu sampai dua minggu, dan tidak disarankan untuk melakukan hubungan seksual selama delapan minggu pasca-operasi. 

Nah, itu tadi pemaparan dari 5 fakta mengenai vaginoplasty. Bagi Anda yang tertarik untuk mencobanya, Anda bisa datang ke KLINIKPANDAWAJAKARTA.COM. Klinik Pandawa Jakarta menyediakan fasilitas terbaik untuk proses operasi vaginoplasty, yang tentu saja dilakukan oleh dokter-dokter yang ahli di bidangnya. Jadi, tunggu apa lagi? Pilihlah fasilitas kesehatan yang terpercaya agar kesehatan terjamin. 

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar